Tfz7TSA0GUOoGfC7BUziGSdiGi==

Band Punk Rock Brain Wash Bagi Takjil Gratis di Perempatan BCA Kota Batu, Aksi Sosialnya Banjir Apresiasi!

Band Punk Rock Brain Wash Bagi Takjil Gratis di Perempatan BCA Kota Batu, Aksi Sosialnya Banjir Apresiasi!
Vocalis band punk Brain Wash, Kurowo saat tengah membagikan takjil gratis kepada para pengendara yang melintas. (Yog)

BATUTERKINI.ID — Bulan suci Ramadan 1447 H pada tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi banyak pihak untuk menebar kebaikan dan mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Beragam kalangan mulai dari instansi pemerintah, perusahaan, komunitas hingga masyarakat umum berlomba-lomba melakukan kegiatan berbagi demi meraih keberkahan di bulan penuh ampunan tersebut.

Tradisi berbagi selama Ramadan bukan hanya sekadar kegiatan sosial biasa. Bagi umat Muslim, setiap kebaikan yang dilakukan di bulan ini diyakini akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Hal inilah yang membuat banyak orang tergerak untuk membantu sesama, terutama bagi mereka yang memiliki rezeki lebih.

Menariknya, semangat berbagi tersebut juga datang dari komunitas yang kerap dipandang berbeda oleh sebagian masyarakat. Di Kota Batu, komunitas punk justru menunjukkan sisi kepeduliannya dengan menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut diprakarsai oleh band punk rock Brain Wash bersama komunitas punk Kota Batu. Dengan konsep musik ngabuburit dan mengusung tagline #punkberbagi serta #punkpeduli, acara ini berhasil menarik perhatian banyak pengendara yang melintas di lokasi.

Beberapa band turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya Brain Wash, JenxTri Punk, Streithens, Bartender Disorder, Moral Marit, hingga Power of Disability yang merupakan band dengan personel penyandang disabilitas.

Aksi sosial ini digelar di depan Pondok Seni Galeri Raos atau tepatnya di Jalan Gajahmada, kawasan perempatan BCA Kota Batu, pada Minggu (8/3/2026). Selain membagikan takjil gratis kepada para pengguna jalan, panitia juga memberikan santunan kepada 10 penyandang disabilitas.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat maupun para pengendara yang melintas. Banyak warga mengapresiasi inisiatif komunitas punk yang menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan positif di bulan Ramadan.

Pembagian takjil tersebut tidak hanya dimaknai sebagai pemberian makanan dan minuman untuk berbuka puasa, tetapi juga menjadi simbol solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan antar sesama.

Vokalis sekaligus gitaris Brain Wash, Kurowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda sosial yang akan dilakukan selama Ramadan.

"Alhamdulilah, kami hanya ingin berbagi kebahagiaan dan keberkahan Ramadan bersama komunitas punk yang ada di Kota Batu. Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk agenda kami selanjutnya. Karena itu semua dari hasil penjualan merchandise kaos band untuk takjil yang sebagian juga untuk santunan kepada saudara-saudara kita penyandang disabilitas, juga 10 kaos Band Brain Wash untuk lebaran," terangnya kepada awak media.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak dilakukan sendiri. Komunitas punk Batu Punk Division ikut membantu dalam pelaksanaan acara, sementara sejumlah media di Malang Raya turut memberikan dukungan melalui publikasi.

"Semua ikut terlibat, baik band punk maupun komunitas punk yang ada di Kota Batu. Selain itu, kami juga di support oleh Bapak Wali Kota Batu, H. Nurochman, S.H., M.H yang telah membeli kaos kami (Brain Wash-red), juga Bapak Wakil Wali Kota Batu, H. Heli Suyanto, S.H., M.H melalui Diskominfo yang hadir memberikan sambutan dan Dinas Sosial Kota Batu yang telah membantu memberikan 10 karung beras untuk penyandang disabilitas, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan," imbuhnya.

Di support band punk Kota Batu

Kurowo menjelaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kebersamaan antarband punk yang ada di Kota Batu. Mereka saling membantu mulai dari tenaga, ide, hingga kontribusi dalam bentuk makanan dan perlengkapan acara.

Menurutnya, nilai equality atau kebersamaan terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Setiap band berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing demi menyukseskan acara berbagi takjil dan buka puasa bersama penyandang disabilitas.

"Teman-teman band punk di Kota Batu turut peduli, equality atau kebersamaan terlihat jelas saat terlibat dan turut andil, seperti Moral Marit yang memberikan makanan untuk berbuka puasa bersama penyandang disabilitas, JenxTri Punk juga menyumbang takjil, Streithens berupa takjil, kaos band untuk lebaran dan sewa alat musik, terakhir Bartender Disorder juga berupa takjil dan cetak banner," paparnya.

Support dari pihak swasta dan lawyer

Tidak hanya mendapat dukungan dari komunitas musik, aksi sosial ini juga memperoleh bantuan dari sejumlah pihak swasta, lawyer, serta kantor hukum di wilayah Malang Raya.

Dukungan tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan berbagi yang digagas komunitas punk mampu membangun kolaborasi lintas komunitas dan profesi. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa semangat kepedulian sosial dapat datang dari siapa saja tanpa memandang latar belakang.

Melalui kegiatan berbagi takjil gratis dan santunan tersebut, komunitas punk Kota Batu berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menebar kebaikan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Ketik kata kunci lalu Enter

close